Awalnya gini. Hari itu, Rabu (saya
lupa tanggal berapa), saya berangkat ke sekolah seperti biasa, jam 6.30 WIB,
waktu itu kondisi jalan tidak begitu bersahabat, hampir saja saya telat
dibuatnya, untungnya saya sampai ke sekolah sebelum bel berbunyi pada jam 7.15
menit, tepatnya jam 7.14.
Saat jam pelajaran jam ke-3 yaitu pelajaran PAI dan saat persentasi, terjadi adu pendapat/debat, siswa kelas saya saling melempar pertanyaan dan jawaban, untung saja tidak terjadi lempar kursi dan meja, bisa dibayangkan gan jika hal tersebut terjadi, akan ada pertumpahan darah dan perang dunia ke IV.
Bel tanda pelajaran berakhir pun
berteriak dengan keras menusuk telinga murid-murid disekolahku, tapi sayang itu
bukan bel pulang tercinta, tapi bel tanda ganti pelajaran. :( dan kelas saya giliran
pelajaran olahraga. Saat olahraga ada salah satu teman saya yang hilang
(panggil saja jarot), tapi tidak ada yang menyadari, termasuk saya. (kasian ya
gan, ga ada yang peduli si jarot)
.
Saat si jarot kembali, matanya terlihat memar
dan membiru, ternyata... ternyata dia kejedot pintu gan :( oke lupakan, saya tidak habis pikir mengapa anak-anak remaja zaman sekarang berkelahi.
Terbesit dalam benak saya, mengapa? Mengapa?
Mengapa terjadi perpisahan ini disaat hatiku terlukis namamu... ♪ (malah nyanyi) mengapa terjadi
sebuah perkelahian antar siswa di sekolah? Dan saya memutuskan untuk
mencari jawaban yang ada di ujung langit.
Akhirnya saya melakukan survei
besar-besaran, saya melakukan sebuah wawancara dengan teman-teman sekelas saya,
@FommaSmantsa, dan survei membuktikan, dari 8 orang yang saya survei 10 orang
menjawab tidak tahu. :(( akhirnya saya survei lagi dan ini
jawaban 5 jawaban teratas + 1 :
1. Masalah Cinta. (seperti ditikung, pacar selingkuh, dll)
2. Cari Sensasi.
3. Ingin terlihat keren dimata para cewek. (yang cowok)
4. Kurangnya iman.
5. Tidak terjadi kesepakatan dan lebih mementingkan ego.
6. Masalah sepele yang dibesar-besarkan.
Saya
akan membahasnya.
1. Masalah cinta
Sungguh disayangkan gan, mengapa hanya
gara-gara masalah ini, bisa terjadi sebuah perkelahian? Padahal sudah jelas
dalam Undang-Undang Pacaran pasal 1 ayat 3 yang berbunyi “Setiap insan berhak
memilih pasangan hidupnya tanpa adanya paksaan dari orang lain”.
2. Cari sensasi
Yang ini ga usah dijelasin lagi gan,
udah jelas orang yang ngelakuin ini cuman caper doang.
3. Ingin terlihat keren dimata cewek
Coba jelaskan, dimana kerennya? Iya
kalo berkelahinya tu di ring basket, eh maksud saya di ring tinju atau arena
smack down, saya maklumi, tapi kalo disekolah atau dijalan (tawuran) hingga membuat jalan macet, kasian
kan jalannya? Padahal sudah jelas kan, cewek itu sukanya cowok yang baik-baik,
perhatian dan suka nraktir kalo lagi jajan.
4. Kurangnya Iman
Yang ini juga ga usah dijelasin gan,
pasti pada ngerti.
5. Tidak terjadi kesepakatan dan lebih
mementingkan ego
Dalam musyawarah ini yang seharusnya
kita sebagai remaja indonesia harus berpikir dewasa, kita tidak boleh
mementingkan apa yang kita inginkan, kita harus lebih mementingkan kepentingan
besama untuk mencapai mufakat.
6.
Masalah Sepele yang di Besar-besarkan
Ini yang paling parah gan, masalah kecil
yang dibesar-besarkan, masa cuma gara-gara kaki keinjek, waktu nulis kesenggol,
tubrukan waktu lagi jalan (padahal kan soswiit), atau kepala ketimpuk bata
*abaikan yang ini* sampe harus dibawa ke meja hijau (meja guru yang pake taplak
hijau) kan ga banget ya gan?
Kita
itu seharusnya menyelesaikan sesuatu itu harus dengan kepala dingin, jangan
menggunakan tindak kekerasan, lebih baik adu jago dalam makan kupat disekolah,
balapan minum jus jeruk, atau balapan makan baso "mang aja", itu lebih positif bagi
para tukang dagang.
Sekian
postingan saya kali ini, silakan beri komentar, kritik, dan saran.


0 komentar:
Posting Komentar
Orang bijak berkomentar dengan baik :) silakan berkomentar, kritik, atau saran.