ZomBlog

Catatan Absurd Orang Jomblo Kronis

Malam Minggu Jomblo : Satnight or Sadnight?



 

   Malam minggu adalah malam yang paling seram bagi para jomblokers, termasuk si Jomblo, karena saat malam minggu dia hanya bisa memandang ke layar monitor, Kasian ya si Jomblo ini. Si Jomblo ini selalu berdoa "Ya tuhan, semoga malam ini hujan", saya heran mengapa dia selalu minta doa seperti ini, iya kalo datangnya cuma gerimis, gimana kalo badai, terus banjir, atau hujan meteor? Kalo hujan uang sih ga apa-apa, asal uangnya jangan uang recehan.

   Hujan pun tiba, dan si Jomblo senang dan bersorak "Ini kemenangan bagi para jomblo", tiba-tiba listrik padam, suara hening seketika, hanya suara geledek dan gemercik air hujan yang terdengar.

   Akhirnya sang jomblo pun pasrah, mengambil hpnya dan membuka bbm, saat melihat 'recent update' tiba-tiba si Jomblo jadi sedih,karena di bbm itu hanya terlukis kalimat

"TFT sayang udah mau nemenin ({}) :*"
"Makasih sayang untuk hari ini :*"
"Walaupun basah-basahan, tapi kalo ada kamu, aku selalu merasakan hangatnya sang Mentari" yaiyalah, orang nama pacarnya Mentari.
dan lain-lain

   Si Jomblo pun punya ide, dia bikin personal message yang kalimatnya gini "Makasih sayang untuk hari ini", tiba-tiba temen-temennya nge-bm dia, ada yang nge-bmnya kaya gini 
"Bro bukannya lo jomblo?" ada juga yang kaya gini
"Ga yakin nih lo malam mingguan, kan jadwal keluyuran lo malam jumat" dan yang lebih parah, mantannya nge-bm

Mantan : "Cieee udah punya yang baru"
Jomblo : "Engga kok, itu cuman pm doang"
Mantan : "Oh kirain udah ada pacar baru hahaha"
Jomblo : "Engga kok, wkwkwkwk"

akhirnya si Jomblo pun gagal move on, si Jomblo mulai menyetel musik di hpnya, dan hanya mendengar lagu-lagu slow dan galau, "NP : The Hurt is Here - Cita Citata" hingga musik pun sudah seperti menyatu dengan jiwa si Jomblo, sepertinya yang membuat si jomblo ini sedih bukan makna atau nadanya, tetapi liriknya, semua lagunya lagu barat yang membuat si jomblo ga ngerti apa yang ia dengarkan. :(

   Tapi, pada akhirnya si Jomblo mulai memikirkan hal-hal positif, dia mulai mengambil buku bacaan, membaca halaman demi halaman yang ada di buku tersebut, tetapi ternyata, buku yang dibaca itu untuk umur 18 tahun kesamping, x_x paraaah! Padahal kan umur si Jomblo ini baru 19 tahun.

   Pada akhirnya si Jomblo menyadari bahwa itu tidak bermanfaat, lalu sang Jomblo bangkit, gairah pemudanya mulai bergejolak, dia mulai berjalan, mengambil pensil dan lks matematikanya, meminum segelas susu dingin (karena lampu padam), dan meloncat  ke arah tempat tidur dan menuju mimpi indah.



0 komentar:

Posting Komentar

Orang bijak berkomentar dengan baik :) silakan berkomentar, kritik, atau saran.

Diberdayakan oleh Blogger.
Malam Minggu Jomblo : Satnight or Sadnight?