Sekarang udah tahun 2016, udah februari, tapi rasanya belum bisa move on dari tahun-tahun sebelumnya. Di tahun kemarin, atau kemarinnya lagi, masih banyak kenangan yang sulit dilupakan. gue masih inget saat putus sama mantan, Gue masih inget pertama kenal gebetan, gue juga masih inget saat main pes 2015 yang soundtracknya lagu demons imagine dragon.
Sebenernya, gue sedih. Semakin tahun bertambah, itu artinya jatah umur gue di dunia pun berkurang. Dan semakin tahun bertambah, semakin dekat pula gue dengan perpisahan bersama teman-teman di SMA. Masa SMA adalah saat-saat yang paling indah, kata orang. Dan pasti akan sangat menyedihkan jika berpisah dengan teman-teman yang telah berjuang bersama selama tiga tahun. Kalo bisa, masa SMA diperpanjang jadi 6 tahun. Tapi itu artinya gue ga naik kelas satu kali, dan ga lulus UN dua kali, akhirnya kena skors jangan masuk sekolah selama 62 tahun. Waktu gue masuk lagi, gue udah kumisan, rambut putih berkilau, bawa istri, gendong cucu, naik kursi roda. Oke ini amit-amit.
Perasaan, gue baru kemarin gue naik kelas. Perasaan baru kemarin gue ditolak gebetan. Perasaan baru kemarin gue engga jomblo, walaupun ini udah aniv 1 tahun jomblo. Mungkin kalian merasakan hal yang sama, kalian merasa hidup ini berjalan begitu cepat. Kalian pasti ingat saat lagi di wc terus teriak "Maah udah." Kalian pasti ingat saat beli kumbang yang di"haaah" dulu cangkangnya terus keluar satpamnya, maklum kumbangnya kaya, punya satpam, rumah 3 tingkat, 1 bawah tanah. Atau saat beli gangsing terus diadu di wajan sampe dimarahin emak, karena wajannya lagi dipake masak rendang. Atau saat beli ayam yang warna-warni, tapi udah gede tetep warnanya seperti warna ayam pada umumnya. Kalian pasti ingin mengulang hal-hal yang tadi, ekhem, kecuali yang di wc.
Ya memang, kita tidak bisa kembali ke masa lalu. Tapi kita masih bisa beli ayam warna-warni, kalo masih ada. Kita masih bisa adu gangsing di dalem rumah kumbang, kan tiga tingkat.
Jadi sekarang, kita harus melihat ke depan, dan belajar dari masa lalu untuk mencapai masa depan yang lebih maju. Agar saat beli ayam warna-warni, kita belinya yang emang sampe gede warna-warni, supaya enggak ketipu. Jangan sampai kita melupakan masa lalu kita, masa lalu kita membuat kita menjadi kuat di masa sekarang, dan pilihan kita sekarang adalah untuk menentukan diri kita di masa depan.
Nico Robin pernah berkata "Banyak orang yang mencoba melupakan masa lalu, tapi mereka tidak pernah belajar dari masa lalu."
So, apa pilihanmu? melupakan masa lalu dan segera menatap masa depan, atau belajar dari masa lalu agar tidak mengulangi kesalahan yang sama di masa depan?

0 komentar:
Posting Komentar
Orang bijak berkomentar dengan baik :) silakan berkomentar, kritik, atau saran.